Jumat, 18 September 2015

Tugas Basis Data Entitas dan Atribut Perpustakaan Smart


ENTITAS PERPUSTAKAAN SMART


Karyawan
Anggota
Buku
No Karyawan
No Anggota
Kode Buku
Nama
Nama
Judul Buku
Alamat
Alamat
Pengarang
No Hp
No Hp
Penerbit
Kartu Karyawan
Kartu Anggota
Halaman
Jabatan


Gaji



   

Peminjam
Denda
Donatur
Nama
No Kartu
No Donatur
Alamat
Kode Buku
Nama
No Hp
Judul Buku
Alamat
Tanggal Peminjam
Denda Rusak
No Hp
Tanggal Kembali
Denda Hilang
Kartu Donatur


Sumbangan



Kamis, 17 September 2015

AMIK BSI Tegal



                                                            KONSEP DASAR
                                                        BASIS DATA (DataBase)


Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi.
Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.

Basis Data terdiri dari 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis dapat diartikan sebagai markas atau gudang dimana tempat bersarang/berkumpul. Sedangkan Data adalah represntasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasisnya.
Istilah - Istilah dalam Sistem Basis Data 
·       Interprice yaitu suatu bentuk organisasi
contoh :
Sekolah ==> Database Nilai
Rumah Sakit ==> Database Administrasi Pasien

·       Entitas yaitu suatu objek yang dapat dibedakan dengan objek lainya
contoh :
Databases Nilai ==> Mahasiswa, Matakuliah
Database Administrasi Pasein ==> Pasien, Dokter
·       Atribut atau Field yaitu setiap entitas mempunyai atribut atau suatu sebutan untuk mewakili suatu entitas
contoh :
Entity Siswa ==> Field = Nim, Nama_Siswa, alamat, dll
Entity Nasabah ==> Field = Kd_nasabah, Nm_nasabah, dll
·       Data Value yaitu data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data elemen atau atribute
contoh
Atribut nama_karyawan, ==> Drack, Rahmat, Dll

·       Record atau Tipe yaitu kumpulan elemen - elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentan suatu entity secara lengkap.
contoh
Record Mahasiswa ==> Nim, Nama_mahasiswa, alamat.
·       File adalah kumpulan record - record sejenis yang mempunyai panjang elemen sama, atribut yang sama namun berbeda - beda data valuenya.
·       Kunci Elemen data yaitu tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasi entitas dari suatu kumpulan entitas.
TUJUAN PERANCANGAN BASIS DATA
1.      Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi dari pengguna dan aplikasi yang digunakan.
2.      Menyediakan struktur informasi yang natural dan mudah di mengerti oleh pengguna. Sehingga akan lebih tertata rapih dalam suatu pembuatan basis data.
3.       Mendukung kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek kinerja dari suatu sistem databasedan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storage space).
KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM BASIS DATA

1.      Mengurangi Redundansi, data yang sama pada beberapa aplikasi cukup disimpan sekali saja.
2.      Menghindarkan Inkonsistensi, karena redundansi berkurang, sehingga umumnya update hanya sekali saja.
3.      Terpeliharanya Integritas Data, Data tersimpan secara akurat
4.      Data Dapat Diakai Bersama-sama, data yang sama dapat diakses oleh beberapa user pada saat bersamaan.
5.      Memudahkan Penerapan Standarisasi, menyangkut keseragaman penyajian data.
6.      Jaminan Sekuriti, Data hanya dapat diakses oleh yang berhak.
7.      Menyeimbangkan kebutuhan, Dapat ditentukan prioritas suatu operasi, misalnya  antara update (mengubah data) dengan retrieval (menampilkan data) di dahulukan update.

KEKURANGAN PEMAKAIAN SISTEM BASIS DATA
1.      Sistem lebih rumit, jadi memerlukan tenaga ahli dalam disain, program dan implementasi
2.      Lebih mahal
3.      Bila ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi
4.      Karena semua data di tempat terpusat, kerusakan software dan hardware dapat terjadi
5.      Proses pemeliharaan dapat memakan waktu karena ukurannya yang besar
6.      Proses back up data memakan waktu


DATA PADA DATABASE DAN HUBUNGANNYA
1.     Ada 3 jenis data pada sistem database, yaitu:
Data operasional dari suatu organisasi, berupa data yang disimpan didalam database.
2.     Data  masukan  (input  data),  data  dari  luar  sistem yang  dimasukan melalui  peralatan  input  (keyboard) yang dapat merubah data operasional
3.     Data keluaran (output data), berupa  laporan melalui peralatan  output  sebagai  hasil  dari  dalam  sistem yang mengakses data operasional

CONTOH PENGGUNAAN DATABASE
·         Pembelian barang di supermarket, kasir akan melakukan scan  barcode  yang  ada  di  barang,  pada  saat  tersebut program  akan  mengakses  data  pada  database kemudian  mengurangi  stok  barang  yang  ada  sesuai dengan jumlah pembelian konsumen
·         Pembelian  barang  dengan  menggunakan  kartu  kredit, card reader akan membaca apakah kartu kredit tersebut memiliki  limit  yang  cukup,  dan  memasukkan  data pembelian  dalam  database  kartu  kredit,  juga  ada pemeriksaan  apakah  kartu  tersebut   tidak  dalam  daftar kartu di curi/hilang
  Langkah-Langkah Perancangan Database
Dalam perancangan database perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai berikut, yaitu :
a.       Menentukan kebutuhan input dari sistem baru.
Input yang akan dirancang dapat ditentukan dari data flow diagram (DFD)
sistem baru yang telah dibuat.
b.      Menentukan parameter data input.
Setelah input-input yang akan dirancang telah dapat ditentukan maka parameter dari input selanjutnya juga dapat ditentukan. Parameter ini meliputi:
            1. Bentuk dari input dan dokumen dasar.     
            2. Sumber input.
            3.Volume input.
            4. Periode input.
KOMPONEN BASIS DATA
Komponen Sistem Basis Data terdiri dari 6 Komponen , yakni :
1.      Hadware  
Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan..
2.      Operating System
Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
3.      Database
Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
4.      DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
5.      User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir.
6.      Optional Software
Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.
7.    User (pemakai) : terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu :
a)         System Engineer
Adalah tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan system basis data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari system tersebut kepada pihak penjual.
b)         Administrator Basis Data
Adalah tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan system basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
c)         Programmer
Adalah orang yang membuat program aplikasi yang diperlukan oleh pemakai akhir dengan menggunakan data yang terdapat dalam system basis data. Pemakai akhir : tenaga ahli yang menggunakan data untuk mengambil keputusan yang diperlukan untuk kelangsungan usaha.

PERANCANGAN BASIS DATA
Perancangan basis data adalah proses pembuatan (develop) struktur database sesuai dengan data yang dibutuhkan oleh user. Dalam perancangan basis data tentu sangat dibutuhkan model data seperti apa yang diinginkan, dan hal itu sudah dibahas pada bagian sebelumnya. Selanjutnya mengambil langkah-langkah dalam perancangan basis data, yaitu:
1.      Mendefinisikan kebutuhan (Requirements definition) tujuannya: untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan data yang dibuat oleh user dalam sebuah organisasi.
2.      Rancangan konseptual (Conceptual Design) tujuannya: untuk membuat sebuah model data konseptual (atau arsitektur informasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan informasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
3.      Rancangan Implementasi (Implementation Design) tujuannyal: untuk memetakan model data logis (logical data model) kedalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ER-D ke Relasi.
4.      Rancangan fisik (Physdical Design). Pada tahap terakhir ini, logical database  structured (normalized relation, trees, network, dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel. Rancangannya seperti:

-          Model detail oleh Database Specialist
-          Diagram Entity-Relationship
-          Normalisasi
-          Query