Rabu, 16 September 2015

Makalah Sistem Informasi Akuntansi


MAKALAH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Nama : Armi Nur Hidayah
Nim : 11140835
Kelas :11.3A.35


KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kita Panjatkan ke Hadirat Allah SWT karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga makalah ini dapat disusun tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Sistem Informasi akuntansi .Dalam penyusunan makalah ini, penyusun banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu dapat teratasi. Oleh karena itu penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini,
Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian




Tegal 17 September 2015







BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

Sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk penyiapan Informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan pengolahan data transaksi yang berguna bagi semua pemakai baik di dalam maupun di luar perusahaan.

Selain itu sistem informasi akuntansi adalah satu – satunya CBIS yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi dua yaitu :
a.       Informasi akuntansi keuangan, yaitu informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
b.       Informasi akuntansi manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Subsistem SIA yaitu : sistem pemrosesan transaksi yang mendukung proses operasi bisnis harian, sistem buku besar/pelaporan keuangan yang menghasilkan lap.keuangan, seperti laporan laba rugi, neraca, arus kas, dan pengembalian pajak, sistem pelaporan manajemen yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai lap.keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggung jawaban.
Alasan mempelajari SIA adalah karena informasi sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan serta digunakan untuk melakukan kontrol terhadap asset yang dimiliki organisasi tersebut dan menyiapkan data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan.
.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari Sistem Informasi Akutansi  
v  Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan.
v  Bagaiomana caranya menyalurkan data, informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan
v  Bagaiaman caranya menjamin realbilitas, keakuratan dan ketcepatan data dan informasi yang disajikan.




Manfaat Sistem Informasi Akuntansi
v  Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:
v  Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
v  Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
v  Meningkatkan efisiensi
v  Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
v  Meningkatkan sharing knowledge
Kompenen Sistem Informasi Akuntansi
v  Manusia adalah pelaku yang menjalankan system
v  Transaksi merupakan objek dari sistem informasi akuntansi sebagai masukan
v  Prosedur adalah langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan transaksi atau kegiatan perusahaan.
v  Dokumen yaitu berupa formulir yang digunakan sebagai sarana pencatatan pada saat transaksi
v  Peralatan adalah suatu alat atau sarana yang digunakan dalam melakukan pencatatan pada sistem informasi yang bersangkutan
Tujuan Sistem Informasi Akuntansi
Menurut Mulyadi (2001, pp19-20), sistem informasi memiliki empat tujuan umum dalam penyusunannya, yaitu :
1.      Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.
2.      Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah.
3.      Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (realibility) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggung jawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
4.      Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 5 sistem, yaitu :


v  Sistem Pengeluaran (expenditure system)
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang  ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.

v  Sistem Pendapatan (revenue system)
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.

v  Sistem Produksi (production systeme)
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.

v  Sistem Manajemen Sumber Daya (resources management system)
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).

v  Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting

B. Perumusan Masalah
Permasalahan yang akan di angkat dalam penelitian ini adalah :
1. Apa saja golongan pemakai sistem informasi akuntansi ?
2. Peran akuntan dalam sistem informasi akuntansi ?
3. Peran akuntansi bagi pihak manajemen dan perusahaan









BAB II
LANDASAN TEORI

A. Permasalahan yang Timbul
1. Apa saja golongan pemakai sistem informasi akuntansi
Golongan pemakai sistem informasi akuntansi terdiri dari dua golongan yaitu :
1).  Pemakai Informasi Internal
adalah pemakai Informasi yang berasal dari dalam perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Manajemen
b. Purchasing management
c. Inventary control management
d. Production management
e. Personal management
f. Finansial management

2). Pemakai Informasi Eksternal
Adalah pemakai Informasi yang berasal dari luar perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Pelanggan
Kebutuhan pelanggan mencakup informasi mengenai produk perusahaan seperti: harga, bentuk barang, dimana dan bagaimana barang tersebut dapat dibeli, apa jenisnya, pelayanan apa yang dapat diberikan perusahaan.
b. Pemasok
Apabila perusahaan melakukan pembelian secara kredit, maka pemasok akan meminta informasi mengenai tingkat kepercayaan realibility,jumlah kredit yang telah diperoleh dan kemampuan atau ability untukmembayar kembali.
c. Para pemegang saham
Mereka ingin menilai pelaksanaan yang telah berlaku dan memperkirakan pelaksanaan yang akan datang.Penyediaan laporan tahunan atau annual report untuk para pemegang saham disebut sebagai fungsi pelayanan atau steward ship function dan secara tradisional merupakan tanggung jawab system informasi akuntansi.
d. Para karyawan
Karyawan berkepentingan terhadapinformasi umum, seperti tingkat upah rata-rata, tunjangan, laba perusahaan, tingkat kesempatan kerja, tingkat produktifitas dan lain-lain.
e. Para pemberi pinjaman       
Lembaga-lembaga keuangan yang meminjamkan dana sangat berkepentingan atas faktor-faktor seperti reputasi atau nama baik dan kemempuan manajemen perusahaan, kemampuan untuk memenuhi kewajiban keuangan dan prospek untuk keberhasilan pada masa depan
f. Instansi pemerintah
Kantor pelayanan pajak berkepentingan terhadap informasi mengenai laba perusahaan dan jumlah pajak yang terutang oleh perusahaan kepada pemerintahan atau negara.
g. Masyarakat
Perusahaan memengaruhi anggota masyarakat dalam berbagai cara. Misalnya, perusahaan dapat memberikan kontribusi berarti dalam perekonomian nasional, termasuk jumlah orang yang dipekerjakan dan perlindungan kepada penanam modal domestik. Laporan keuangan dapat membantu masyarkat dengan menyediakan informasi.


2. Peran akuntan dalam sistem informasi akuntansi
Akuntan sebagai salah satu profesi dapat bekerja di suatu perusahaan swasta maupun di pemerintahan atau mendirikan suatu perusahaan.  Jika akuntan mendirikan perusahaan, akuntan tersebut disebut akuntan publik (public accountant) yang pekerjaannya adalah mengaudit laporan keuangan perusahaan sebagai pihak yang independen dan hasilnya berupa pendapat atas laporan keuangan tersebut.  Jika bekerja di dalam perusahaan swasta/pemerintahan, akuntan tersebut disebut akuntan pribadi (private accountant).   
Pekerjaan/tugas/fungsi yang dapat dilakukan oleh seorang akuntan di dalam suatu perusahaan adalah sebagai: 
·         Controller
·           Treasurer (bendaharawan)
·         Tax specialist (spesialis pajak)
·          Financial Analyst (analis keuangan)
·         Cost accountant (akuntan biaya)
·         General accountant (akuntan umum)
·         Information systems (sistem informasi)
·          Budgeting specialist (spesialis anggaran)
·         Internal auditor (pemeriksa internal)

3. Peran akuntansi bagi pihak manajemen dan perusahaan

Ø  Peran akuntansi bagi pihak menejemen
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) bagi pihak manajemen mempunyai fungsi menyediakan informasi yang berguna dalam hal pengambilan keputusan. Informasi yang disediakan SIA mempunyai dua kategori yaitu laporan keuangan dan laporan manajerial.
Bagi pihak luar perusahaan, laporan keuangan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Misalnya saja dalam pengambilan keputusan mengenai pemberian kredit dan investasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Laporan manajerial terdiri dari dua jenis yaitu laporan anggaran dan kinerja. Anggaran adalah alat perencanaan keuangan, sedangkan laporan kinerja digunakan untuk pengendalian keuangan.






Ø  Peran akuntansi terhadap perusahaan
Evolusi dalam informasi dan komunikasi telah mendorong kemajuan dalam teknologi. Kompetisi dunia usaha semakin ketat, selalu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dengan melakukan perbaikan strategi dan operasi perusahaan. Informasi akuntansi menjadi salah satu unsur dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan. Kemampuan menjalankan bisnis tanpa diikuti dengan penerapan sistem informasi akuntansi yang tepat akan membuat perusahaan mengalami masalah dikemudian hari seiring dengan berkembangnya bisnis mereka

Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :

Ø  Analisa Perilaku
Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.
Ø  Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.
Ø  Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain:
1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.




















BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Sistem Informasi Akuntansi Keuangan (SIAK) merupakan komponen organisasi dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi keuangan dan pengambilan keputusan bagi pihak perusahaan maupun pihak luar perusahaan. Sebenarnya, akuntansi pun termasuk sebuah sistem informasi


 DAFTAR  PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar