Sabtu, 05 November 2016

Laporan Kunjungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)


LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
LEMBAGA OTORITAS JASA KEUANGAN


 









                                                                                                                      

Diajukan untuk memenuhi Tugas Kuliah
                Armi Nur Hidayah (11143063)



Jurusan Komputerisasi Akuntansi
Akademi Manajemen Informatika dan Komputer “BSI Tegal”
Jalan. Sipelem No.22 Tegal Barat
2016



KATA PENGANTAR

 Puji syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan ini yang
KUNJUNGAN INDUSTRI LEMBAGA OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) Tujuan penulisan laporan ini sebagaimana ketentuan yang sudah berlaku di Akademi Manajemen Informatika & Komputer Bina Sarana Informatika, bahwa mahasiswa diharuskan menyusun laporan sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh nilai tambahan Ujian Akhir Semester 5.
Saya menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan kuliah kerja praktek ini tidak akan lancar, oleh karena iu pada kesempatan kali ini saya menyampaikan ucapan terima kasih :
1.        Bapak Ir. Naba Aji Notoseputro selaku Direktur AMIK BSI
2.        Bapak Warjiono M.Kom selaku Kepala Cabang AMIK BSI TEGAL
3.        Bapak Dany Pratmanto M.Kom sebagai dosen PA .
4.        Staff/Karyawan/dosen dilingkungan AMIK BSI Tegal
5.        Orang tua tercinta yang telah memberi dorongan kepada saya
6.     Serta rekan-rekan yang ikut memberikan bantuannya dalam pembuatan laporan kunjungan  ini, khususnya AK 5.
7.    Serta semua pihak yang tak mungkin saya sebutkan  satu  persatu  sehingga  terwujudnya  penulisan  ini.  Saya  menyadari  bahwa  penulisan  laporan  kunjungan ini  masih  jauh  sekali  dari  kata  sempurna,  untuk  itu  kami  mohon  kritik  dan saran  yang  bersifat  membangun  demi  kesempurnaan  saya  sebagai  penulis  dimasa yang akan datang.



Tegal, 1 November 2016


Penulis






DAFTAR ISI
                                                                                                                                   
LEMBAR JUDUL LAPORAN.........................................................................       i           
LEMBAR KATA PENGANTAR.....................................................................      ii
LEMBAR DAFTAR ISI....................................................................................     iv
BAB I   .. PENDAHULUAN.............................................................................      1
1.1  .. Tujuan.......................................................................................      1
1.2 ... Manfaat.....................................................................................      1
BAB II .. PELAKSANAAN.............................................................................      2
2.1 ... Waktu Pelaksanaan...................................................................      2
2.2 ... Rundown Acara........................................................................      2
2.3.... Materi Kunjungan.....................................................................      3
2.3.1 Sistem Informasi Perusahaan...........................................      3
2.3.2 Dokumentasi ( photo Expo & kunjungan).......................      8
BAB III . PENUTUP..........................................................................................    10
3.1  .. Kesimpulan...............................................................................    10
3.2.... Saran........................................................................................    10













BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Maksud dan Tujuan
Diadakan Kunjungan Industri bertujuan untuk :
1.      Sebagai wawasan informasi serta memperbanyak pengetahuan
2.      Untuk memenuhi tugas kuliah sebagai nilai tambahan.
3.   Untuk memotivasi mahasiswa dan memberi informasi penjelasan yang lebih, agar mahasiswa lebih mengetahui tentang masalah keuangan serta memperdalam dan menambah wawasan tentang dunia bisnis dan keuangan di Indonesia.
1.2 Manfaat Kunjungan
1.      Bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengawasan khususnya dalam bidang Jasa keuangan.
2.      Mahasiswa mendapat banyak informasi yang diperoleh dan mendapat pengetahuan, wawasan  yang lebih dari otoritas jasa keuangan (Ojk) secara langsung mengenai keuangan dari berbagai jenis sumber-sumber Instansi/Perusahaan ternama yang membuka stand dan menyampaikan banyak materi secara langsung.
3.      Dapat mengetahui kedisiplinan dan tata tertib yang tegas pada dunia kerja.










BAB II
PELAKSANAAN

2.1 Waktu Pelaksanaan
Kunjungan Industri AMIK BSI TEGAL Dilaksanakan pada tanggal
31 Oktober 2016.
Tempat pelaksanaan kunjungan Industri di laksanakan Di Kantor OJK ( Otoritas Jasa Keuangan) di Jalan  Jend. Sudirman No.2, Randugunting, Tegal Selatan.
Dimulai pada jam 13.00 di halaman kantor OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

2.2 Rundown Acara

Hari/Tanggal
Waktu
Kegiatan



Senin, 31 Oktober 2016
12:30 – 13:00
Persiapan pemberangkatan
13:00 – 13:30
Mulai acara , hiburan musik
13:30 – 14:00
Pengenalan OJK
14:00 – 14:15
Tanya jawab
14:15 – 15:30
Materi dan seminar
15:30 – 15:45
Pengundian kupon dan Tanya jawab
15:45 – 16:00
Hiburan live Dj
16:00 – 16:15
Penutup, selesai








2.3 Materi Kunjungan
 2.3.1 Sistem Informasi Perusahaan
1.      Pembicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK
Pembicara : Pak Zam Zam ( Ketua Pelaksana Kunjungan Financial Expo )
a.      Latar Belakang Pembentukan OJK
Otoritas Jasa Keuangan atau lebih dikenal dengan istilah OJK, adalah sebuah lembaga pengawasan jasa keuangan yang independen dan mengawasi industri perbankan, pasar modal, reksadana, perusahaan pembiayaan, dana pensiun dan asuransi. Tujuan dibentuknya OJK yaitu untuk mengatasi kompleksitas keuangan global dari ancaman krisis, menghilangkan penyalahgunaan kekuasaan, dan mencari efisiensi di sektor perbankan dan keuangan lainnya.

Keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai suatu lembaga pengawasan sektor keuangan di Indonesia yg perlu diperhatikan, karena ini harus dipersiapkan dengan baik segala hal untuk mendukung keberadaan Otoritas Jasa Keuangan tersebut. Pada dasarnya OJK mempunyai fungsi dan tujuan dalam pembentukannya, seperti yang sudah dijelaskan dalam pengertian OJK sendiri

b.      Fungsi  OJK
1.      Mengawasi aturan main yang sudah dijalankan dari forum stabilitas keuangan
2.      Menjaga stabilitas sistem keuangan
3.      Melakukan pengawasan non-bank dalam struktur yang sama seperti sekarang
4.      Pengawasan bank keluar dari otoritas BI sebagai bank sentral dan dipegang oleh lembaga baru




c.       Tujuan dalam pembentukan OJK:
1.          Untuk mencapainya, BI dalam melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan, konsisten, dan transparan dengan mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian.
2.          Mengatasi kompleksitas keuangan global dari ancaman krisis.
3.          Menciptakan satu otoritas yang lebih kuat dengan memiliki sumber daya manusia dan ahli yang mencukup
d.      Tugas dan Wewenang
OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap:
1.      Kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan
2.      Kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal;
3.      Kegiatan jasa keuangan di sektor perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

 c. Nilai – nilai Ojk
Integritas
Bertindak objektif, adil, dan konsisten sesuai dengan kode etik dan kebijakan organisasi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan komitmen.  
Profesionalisme
Bekerja dengan penuh tanggung jawab berdasarkan kompetensi yang tinggi untuk mencapai kinerja terbaik.
Sinergi
Berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal secara produktif dan berkualitas.
Inklusif
Terbuka dan menerima keberagaman pemangku kepentingan serta memperluas kesempatan dan akses masyarakat terhadap industri keuangan.
Visioner
Memiliki wawasan yang luas dan mampu melihat kedepan serta dapat berpikir di luar kebiasaan.

2.      Pembicara BPJS Ketenagakerjaan
Badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) adalah badan hukum publik yang bertanggungjawab kepada presiden.
 Program bpjs ketenagakerjaan
1.      Program Jaminan hari tua
Manfaat Jaminan hari tua adalah berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus apabila :
1.      Peserta mencapai usia 56 tahun
2.      Meninggal dunia
3.      Cacat total tetap
2.      Jaminan pensiun
Jaminan pensiun adalah jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.
Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia
3.      Jaminan kematian
Memberikan manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja
4.      Jaminan kecelakaan
Memberikan perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

3.      Pembicara Pegadaian
Pengadaian merupakan lembaga keuangan bukan bank yang memberikan kredit dengan masyarakat dengan cara khusus yaitu hukum gadai . Menurut hukum gadai calon peminjam mempunyai kewajiban untuk menyerahkan hartanya sebagai jaminan kepada pihak pengadaian. Dalam hukum tersebut juga termuat pembelian hak kepada pengadaian untuk melakukan penjualan (lelang) atas jaminan tersebut apabila batas waktu pemberian pinjaman sudah habis dan peminjam tidak menebus jaminannya.

4.      Pembicara Bank Sinar Mas
1.      Pasar modal 
Merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjual belikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call).

Jenis – jenis pasar modal
1.     Pasar perdana adalah penjualan perdana efek atau penjualan efek oleh perusahaan yang menerbitkan efek sebelum efek tersebut dijual melalui bursa efek. Pada pasar perdana, efek dijual dengan harga emisi, sehingga perusahaan yang menerbitkan emisi hanya memperoleh dana dari penjualan tersebut.
2.     Pasar sekunder adalah penjualan efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir. Pada pasar sekunder ini harga efek ditentukan berdasarkan kurs efek tersebut. Naik turunnya kurs suatu efek ditentukan oleh daya tarik menarik antara permintaan dan penawaran efek tersebut. Bagi efek yang dapat memenuhi syarat listing dapat menjual efeknya di dalam bursa efek, sedangkan bagi efek yang tidak memenuhi syarat listing dapat menjual efeknya di luar bursa efek.
3.     Bursa paralel merupakan pelengkap bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek yang akan menjual efeknya melalui bursa dapat dilakukan melalui bursa paralel. Bursa paralel diselenggarakan oleh Persatuan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE).

Manfaat Pasar Modal
Manfaat melakukan investasi di pasar modal dapat dipandang dari sisi pemodal (yang membeli sekuritas) dan  dari sisi  emiten (yang menerbitkan sekuritas).

2.      Perusahaan Sekuritas
Sekuritas  adalah sebuah dokumen yang mengidentifikasi hak atau klaim atas asset dan setiap aliran kas mendatang yang diperoleh perusahaan. Sedang portofolio merupakan sekumpulan dari sekuritas.
Istilah sekuritas mempunyai pengertian yang luas. Tidak saja terbatas pada saham atau obligasi saja, surat pembelian mobil atau sertifikat tanah bisa masuk dalam pengertian sekuritas.

Jenis – jenis sekuritas
1.      Sekuritas jangka pendek
Adalah sekuritas yang memiliki umur kurang dari 1 tahun.
1.      Sertifikat Deposito, selain sertifikat deposito, dalam prakteknya terdapat 2 jenis deposito lagi, yaitu  deposito berjangka dan deposit on call
2.      Surat berharga pasar modal :
Promes
wesel

2.      Sekuritas jangka panjang
Adalah sekuritas yang memiliki umur lebih dari 1 tahun atau 1 siklus akuntansi, sekuritas jangka panjang ini terdiri dari sebagai berikut :
1.      Obligasi, obligasi sendiri dapat diterbitkan oleh pihak seperti pemerintah dan swasta
2.      Saham, saham dapat berupa saham biasa dan saham preferen.

2.3.2        Dokumentasi (Photo Expo & Kunjungan)















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan merupakan suatu lembaga yang dibentuk untuk menjalankan sistem terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya

3.2 Saran

Kunjungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini sangat baik buat mahasiswa, pejabat tinggi dan juga masyarakat umum karena dengan adanya kunjungan ini bisa memporoleh materi yang telah disampaikan.








 Nama : Armi Nur Hidayah
Nim : 11143063
Kelas :11.5A.35

Tidak ada komentar:

Posting Komentar